Selasa, 29 April 2014

Kebun Raya Bogor

 Setelah berunding sejenak pagi itu kami (saya, agus, hendar, dan alpin) pun memutuskan memilih Kebun Raya Bogor sebagai tempat rekreasi. Setelah melakukan persiapan, tepat pukul 10 pagi kami pun berangkat dari kawasan SBTH Boutiqe Hotel. Kami pun sengaja  pergi dengan berjalan kaki dengan alasan agar dapat menikmati suasana kota Bogor.
Kami berempat pun mendaulat rekan hendar sebagai penunjuk jalan, sebab dia yang pernah bepergian ke Bogor beberapa tahun silam. Dalam perjalanan ada bebarapa area yang kami lalui, diantaranya kawasan kali Ciliwung yang persis berdekatan dengan lapangan sempur. Kami pun menyempatkan singgah dan turun ke air sekedar berpose sejenak dan melihat langsung kondisi kali Ciliwung secara langsung.
Setelah puas menikmati kali Ciliwung yang terbilang kurang bersih karena banyak sampah-sampah yang berserakan, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Kebun Raya Bogor. Kami juga sempat melalui kawasan Istana Bogor dan berfose didepannya. Sepanjang pinggiran istana Bogor di trotoarnya terlihat begitu banyak pengunjung yang memberi makan rusa-rusa yang berkeliaran dengan umbi-umbian dan kentang yang banyak dijual.
Sebelum memasuki kawasan KRB terlebih dahulu harus membeli tiket baru kemudian bisa masuk. Terlihat begitu banyak para pengunjung karena kebetulan hari libur yang memadati area KRB. Kami pun tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berpose. Kami pun berkeliling kawasan area KRB, terlihat begitu banyak berbagai macam jenis tumbuhan dari berbagai daerah di Indonesia hampir dapat dijumpai disini. Mulai dari jenis tumbuhan Kayu, Bambu dan berbagai jenis anggrek. Kami pun dapat melihatnya secara langsung. Didalam kawasan KRB juga kami sempat mengunjungi makam pendiri KRB dari Belanda. Tidak hanya sebagai sarana rekreasi KRB juga sebagai laboratorium dan sebagai pusat penelitian. Tengok saja ada beberapa bule yang mengamati beberapa kawanan burung-burung dengan menggunakan teropong kala ini yang dapat kami jumpai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar