Jumat, 13 Januari 2012
Gagal di Tiga Kesempatan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negri
Sehabis lulus SMA dulu tentu saya berpikir untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.Saya pun mengikuti bimbingan belajar untuk mempersiapkan diri sebelum ujian masuk PTN.Ujian masuk PTN yang saya ikuti adalah SIMAK UI.Sejak SMA memang saya hanya terpikirkan UI untuk melanjutkan pendidikan.Saya ingin masuk fakultas hukum UI dan menjadi pengacara.Tapi begitu pengumuman saya gagal.Saya pun mencoba lagi melewati jalur UMB.Dengan harapan yang masih sama akhirnya saya pun gagal lagi pada saat pengumuman.Padahal saya cukup yakin pada saat mengikuti UMB dan bisa memprediksi poin yang saya dapat.Tapi akibat dari terlalu yakin dalam mengerjakan soal-soal pada waktu itu, akhirnya kegagalan pun saya dapatkan.Setelah 2 kali gagal dalam ujian masuk PTN, saya pun mulai mencari alternatif PTS.Gunadarma pun akhirnya masuk referensi saya.Tapi saya belum menyerah untuk masuk PTN, masih ada satu kesempatan dalam SNMPTN.Saya akan bersungguh-sungguh dalam kesempatan terakhir itu.Tapi akhirnya saya pun gagal juga dalam kesempatan terakhir.Saya cukup frustasi setelah itu, ditambah tekanan dari keluarga juga cukup berpengaruh pada mental saya waktu itu.Orang tua memang sangat berharap saya dapat melanjutkan pendidikan di UI.Saya juga tidak bisa menyalahkan orang tua jika mereka menuntut atau berkeinginan lebih terhadap anaknya agar mendapatkan pendidikan terbaik menurut mereka, mungkin hanya saya saja yang tidak cukup pintar untuk memenuhi sedikit keinginan mereka.Rasa bersalah dan tidak terima saat itu membuat saya sempat berpikir kalau ALLAH tidak adil pada saya.Tapi akhirnya saya menyadari jika ALLAH akan memberi dan mengabulkan keinginan seseorang sesuai dengan usaha yang dia lakukan untuk mewujudkannya.Saya mulai belajar menerima apa yang tidak bisa saya dapatkan.Untunglah keluarga saya pun sudah tidak terlalu berharap lagi agar saya bisa masuk UI.Mungkin mereka sudah sadar anaknya tidak sehebat dan sepintar itu.Hanya maaf yang bisa saya sampaikan tehadap orang tua, kalau ada yang lebih dari maaf pasti sudah saya lakukan saat itu.Saya masuk UG lewat jalur beasiswa.Saat itu pun saya tidak tahu kalau saya sudah diterima di UG.Saya hampir mengikuti ujian masuknya jika tidak diberi tahu teman kalau saya sudah diterima melalui jalur beasiswa.Yang sudah terjadi biarlah berlalu, sekarang akan saya jalani kehidupan saya sebagai mahasiswa UG jurusan SI angkatan 2010.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar